Bahan Jaket

Bahan Jaket

Bahan untuk membuat jaket, ada banyak pilihan diantaranya :

Bahan Fleece
Bahan Taslan
Bahan Parasut
Bahan Diadora
Bahan Lotto
Bahan Adidas
Bahan Baby Terry
Bahan Hight Twist
Bahan Drill
Bahan Kanvas
Bahan Corduroy
Bahan Denim atau Bahan Jeans
Bahan Terry
Bahan Mikro
Bahan Kulit
Bahan Tessa
Bahan Teteron

1.Bahan Fleece
Terbuat dari campuran Cotton dan Wool. Bahan kain ini memiliki bulu halus, tekstur yang lembut, dan besifat menyerap air (Hidrofobik). Sifat bahan ini adalah empuk, halus dan hangat.

2.Bahan Taslan
Bahan taslan merupakan bahan kain yang sangat populer dan bahan yang terkenal cukup eksklusive untuk dijadikan jaket karena sifatnya anti air/waterproof (walau tidak semua jenis bahan taslan bersifat anti air).

3.Bahan Parasut
Bahan yang sangat tipis dan cenderung kedap air atau angin sehingga cocok digunakan pada musim hujan. Selain itu, bahan parasut juga mudah perawatannya.

4. Bahan Diadora
Bahan yang sering digunakan untuk jaket yang bernuansa sport. Bahan ini agak terlihat mengkilat dan agak lebih tebal dibandingkan dengan bahan-bahan lain yang sering digunakan untuk jaket sport.

5. Bahan Lotto
Bahan yang terlihat agak mengkilat hampir sama dengan bahan Diadora namun lebih tipis dari bahan Diadora, bahan Lotto biasanya digunakan untuk jaket bertipe sporty.

6. Bahan Adidas
Bahan yang sering digunakan untuk jaket/pakaian sport agar terlihat sporty, bahan adidas adalah bahan jersey.

7. Bahan Baby Terry
Bahan kain yang memiliki daya serap air yang tinggi karena terbuat dari katun. Mempunyai permukaan yang lembut, tebal, agak berbulu, dan ada lipatan serat kecil di salah satu sisinya.

8. Bahan Hight Twist
Bahan hight twist bahnnya terlihat mengkilap dan rapih, biasa di gunakan untuk bahan jaket, semi jas, jas, blazer dan juga celana.

9. Bahan Drill
Bahan drill biasa digunakan sebagai bahan jaket-jaket yang menyerap keringat, sifat-nya halus dan dingin kalau dipakai. Jaket ini cukup cocok untuk jaket pengendara sepeda motor yang tidak ingin kepanasan dan sekedar menghindari kulit menjadi hitam.

10. Bahan Kanvas
Bahan jaket yang digunakan untuk membuat jaket-jaket kasual dan setengah resmi. Banyak jaket-jaket distro menggunakan bahan ini. Kanvas pun bermacam-macam jenisnya, dari serat dan ketebalan yang berbeda-beda. Bahan kanvas lapisan atasnya sedikit berbulu dan benang atau material ringan mudah menempel pada bahan kanvas.

11.Bahan Corduroy
Bahan corduroy adalah jenis kain tekstil terbuat dari serat kapas tebal yang dipuntir, memiliki tekstur yang baik dan halus. Kain ini terdiri dari tali berumbai yang akan terlihat seperti saluran yang berbentuk garis-garis disepanjang kainnya.

12. Bahan Denim atau Bahan Jeans
Bahan Demin/Jeans ini biasanya di gunakan untuk pembuatan celana jeans. Akan tetapi sekarang sudah banyak juga yang memanfaatkannya untuk dibuat jaket, rompi, topi, atau blazer.

13. Bahan Terry
Bahan katun yang sangat nyaman untuk jaket atau sweater, tebal namun tidak panas karena tidak berbulu. Cocok bagi mereka yang berada di iklim tropis. Bahan ini mirip dengan Fleece, hanya serat (alurnya) lebih kecil dan lebih halus tidak berbulu.

14. Bahan Mikro
Bahan yang sangat kuat untuk menahan angin, sedikit anti air dan tidak dingin jika di gunakan saat kita mengendarai motor di malam hari. Bahan mikro ini dapat digunakan untuk jaket atau kemeja.

15. Bahan Kulit Alami dan Kulit Sintetis
Bahan kulit lebih tahan lama, mampu menahan resapan air dan angin. Karena itu, kebanyakan jaket dengan bahan kulit adalah jaket dan rompi motor. Bahan kulit sendiri ada dua jenis, kulit alami dan kulit sintetis.

16. Bahan Tessa
Bahan yang digunakan untuk jaket semi jas dengan harga serta kualitas berada di bawah bahan jas.

17.Bahan Teteron
Bahannya kasar, ciri khas dari bahan ini adalah adanya serabut yang mirip garis. Tidak menyerap keringat dan panas.

Bahan Lain :

Bahan Baju
Bahan T Shirt
Bahan Kaos Oblong
Bahan Rompi
Bahan Wearpack
Bahan Celana